Pengaruh Kepunan Terhadap Kepercayaan Tabu Masyarakat Simpang Katis, Bangka Tengah, Bangka Belitung

Authors

  • Lestari Engga institut seni indonesia padang panjang Author
  • Basyarul Aziz Institut Seni Indonesia Padang Panjang Author

DOI:

https://doi.org/10.63462/s9c8yf05

Keywords:

Kata kunci: Mitos, Kepercayaan Tabu, Fungsionalisme

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang Pengaruh Kepunan Terhadap Kepercayaan Tabu Masyarakat di Simpang Katis, Bangka Tengah, Bangka Belitung yang masih dipertahakan atau masih dijalankan oleh masyarakat hingga saat ini.  Mitos kepunan merupakan kepercayaan tradisional dibeberapa budaya di Indonesia yang menyatakan bahwa jika seseorang tidak mendapatkan atau tidak memakan makanan yang mereka inginkan atau sedang dibicarakan mereka akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan di Desa Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan  Pengaruh Kepunan Terhadap Kepercayaan Tabu masyarakat Simpang Katis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsionalisme yang dikemukakan oleh Bronislaw Malinowski dan menggunakan pendekatan teori dari Van Persen mengenai mitos dan fungsi mitos. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak baik kamu menolak makan atau minum ataupun sekedar mencicipi suatu makanan atau minuman yang disuguhkan orang lain. Hal ini telah menjadi suatu kebiasaan yang telah lama melekat dalam adat istiadat masyarakat Bangka Belitung. Mitos kepunan ini juga berfungsi sebagai alat kontrol sosial, menjamin keharmonisan dan menjamin keberlangsungan tradisi.

References

Dananjaya, james. (1991). folklore Indonesia ilmu gossip, dongeng, dan lain-lain, Jakarta:graffiti pers.

Dyson, laurentius. (2005). Methology and cultural beliefs: the broader role of myths in society. Cultural insinghts publishing.

Handaka, Tatag. "ANALISIS DATA." Buku Pendamping Bimbingan Skripsi: 137.

Mulder, Niels. (1996). Individual and Society in Java: A Cultural Analysis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan ke-37. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Palar, Dwianita Conny, Derinta Entas, and Siti Husnul Khotimah. 2023."People’s Perception of the myth of" kepunan" in Bangka Belitung islands province." Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora .

Purwanto, Tinggal, and Andi Arif Rifa'i. 2021. "Kepunan and malet of Bangka in the perspectIve of cultural interpretation." Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies 4.2:259-288.

Peursen, C.A. van. (1976). Strategi Kebudayaan. Jakarta: PT Gramedia

Viora, Dwi. 2017. "Sejarah, mitos, dan parodi dalam penciptaan karya sastra modern indonesia warna lokal." Jurnal Basicedu 1.2: 66-75.

Yulianto, M. (2020). Masyarakat Simpang Katis: Tradisi, Kepercayaan, dan Kebudayaan. Bangka Tengah: Penerbit Lokal.

Downloads

Published

2025-01-30

How to Cite

Engga, L., & Aziz, B. . (2025). Pengaruh Kepunan Terhadap Kepercayaan Tabu Masyarakat Simpang Katis, Bangka Tengah, Bangka Belitung. Social Integrity Journal, 2(1), 51-59. https://doi.org/10.63462/s9c8yf05